PEKANBARU – Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dinilai bukan sekadar seremoni pergantian kalender, melainkan saat yang tepat untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik.
Hal itu disampaikan oleh Darmilis SE, MM, Ketua AMPI Pekanbaru, yang mengajak masyarakat menjadikan momen hijrah sebagai langkah nyata memperkuat nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, serta semangat membangun kehidupan yang lebih berkualitas.
Menurutnya, peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW mengandung pelajaran besar tentang keberanian melakukan perubahan, meninggalkan hal-hal yang kurang baik, dan membangun masa depan yang lebih bermakna.
"Tahun Baru Islam harus menjadi momentum refleksi bagi kita semua. Saatnya memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama," ujar Darmilis, Senin (15/6/2026).
Darmilis menegaskan, tantangan kehidupan saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan sosial, ekonomi hingga perubahan perilaku masyarakat akibat perkembangan teknologi. Karena itu, semangat hijrah perlu dimaknai sebagai upaya bersama untuk menghadirkan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai titik awal memperkuat karakter, meningkatkan pendidikan, serta menjauhi berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan.
"Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Jika setiap individu berkomitmen menjadi lebih baik, maka lingkungan dan masyarakat juga akan ikut berubah menjadi lebih baik," katanya.
Menutup pesannya, Darmilis berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kedamaian, dan semangat baru bagi masyarakat Riau, khususnya Kota Pekanbaru, dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Mari jadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, masyarakat yang lebih peduli, dan daerah yang semakin maju.â€
Radar Indo Media
Aktual • Cepat • Terpercaya