Pencarian

RadarIndoMedia TV YouTube

Ketua Bapekam Termuda di Siak, Abdul Wardani Siap Kawal Anggaran dan Bangkitkan Potensi Kampung

Senin, 15 Juni 2026 • 18:44:50 WIB
Ketua Bapekam Termuda di Siak, Abdul Wardani Siap Kawal Anggaran dan Bangkitkan Potensi Kampung

SIAK, RADARINDOMEDIA.COM – Regenerasi kepemimpinan di tingkat kampung mulai terlihat di Kabupaten Siak. Abdul Wardani resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (Bapekam) Pengganti Antar Waktu (PAW) Kampung Buatan II, Kecamatan Koto Gasib, sekaligus tercatat sebagai Ketua Bapekam termuda di Kabupaten Siak. 

Pelantikan dilakukan langsung oleh Bupati Siak, Afni Zulkifli, di Aula Kantor Camat Koto Gasib dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari Camat Koto Gasib, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), Kapolsek Koto Gasib, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Afni menegaskan bahwa Bapekam memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah kampung dalam memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai aturan. Di tengah kondisi fiskal yang terbatas, seluruh unsur pemerintahan kampung dituntut mampu beradaptasi dan bekerja lebih efektif demi kesejahteraan masyarakat. 

“Kita harus belajar cepat menghadapi ruang fiskal yang sempit, namun tetap yakin bahwa setiap kebijakan yang diambil bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,†ujar Afni. 

Sementara itu, Abdul Wardani menegaskan dirinya siap menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Menurutnya, Bapekam merupakan pilar penting dalam menjaga keseimbangan tata kelola pemerintahan kampung, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan.

“Layaknya anggota dewan, Bapekam menjadi tulang punggung dalam pengawasan pemerintahan kampung agar tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran,†kata Abdul Wardani. 

Tak hanya fokus pada pengawasan, ketua termuda itu juga ingin mendorong lahirnya inovasi di tingkat kampung. Ia berharap Bapekam dapat lebih aktif menggali potensi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK), mengoptimalkan aset kampung, memanfaatkan lahan produktif, serta membina pelaku UMKM agar ekonomi masyarakat semakin tumbuh. 

Bagi Abdul Wardani, usia muda bukanlah penghalang untuk berkontribusi. Justru tantangan yang ada saat ini harus menjadi pemicu semangat untuk membangun kampung yang lebih mandiri, kreatif, dan sejahtera.

"Ini bukan melemahkan semangat kita, tetapi menjadi dorongan bagi kita semua untuk bangkit bersama dari kondisi yang ada," pungkasnya. 

Diolah dari berbagai sumber dan ditulis ulang oleh Tim Redaksi RadarIndoMedia.com.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks