SIAK – Cahaya ribuan obor kembali menyala di Negeri Istana. Tradisi pawai obor menyambut Tahun Baru Islam yang sempat redup, kini kembali dihidupkan oleh Pemerintah Kabupaten Siak di bawah kepemimpinan Bupati Afni. Ribuan warga memadati kawasan depan Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah untuk menyaksikan semarak malam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Sekitar 1.200 peserta dari kalangan pelajar, remaja masjid, hingga masyarakat umum ikut ambil bagian dalam pawai yang digelar bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak. Cahaya obor yang beriringan di malam hari menghadirkan suasana religius sekaligus membangkitkan nostalgia tradisi lama masyarakat Siak.

Bupati Afni menegaskan, pawai obor bukan sekadar seremonial pergantian tahun Hijriah. Kegiatan ini menjadi upaya menghidupkan kembali tradisi Islam dan mendekatkan generasi muda dengan masjid, surau, serta kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, zikir, shalawat, dan membaca Al-Qur'an.

Menurut Afni, obor memiliki nilai sejarah yang kuat bagi masyarakat Melayu. Dulu, ketika listrik belum menjangkau seluruh wilayah, masyarakat menggunakan obor sebagai penerang saat menuju masjid dan surau. Nilai historis itulah yang kini ingin dihidupkan kembali sebagai bagian dari syiar Islam dan pelestarian budaya daerah.

Di tengah modernisasi dan derasnya arus digital, menghidupkan kembali pawai obor memiliki makna yang lebih dalam. Ia bukan sekadar menyalakan api, tetapi juga menyalakan ingatan kolektif tentang pentingnya menjaga tradisi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap rumah ibadah.

Sebab, sebuah daerah tidak hanya dibangun dengan jalan dan gedung megah. Ia juga dibangun oleh tradisi, nilai-nilai agama, dan kebiasaan baik yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Dan di Siak, malam 1 Muharam tahun ini membuktikan satu hal: cahaya obor boleh sederhana, tetapi mampu menerangi semangat kebersamaan dan identitas religius sebuah negeri.

Diolah dari berbagai sumber dan ditulis ulang oleh Tim Redaksi RadarIndoMedia.com.

Reporter: Redaksi