TORONTO – Piala Dunia 2026 tak hanya dimulai dengan sepak bola. Turnamen terbesar di planet ini dibuka dengan pesta megah yang memadukan musik, budaya, dan gemerlap para bintang dunia. Toronto, Kanada, menjadi salah satu panggung pembuka yang menyedot perhatian jutaan pasang mata dari berbagai penjuru dunia.
Sejumlah nama besar industri hiburan tampil memukau dalam seremoni pembukaan. Penyanyi dan musisi ternama seperti Michael Bublé, Alanis Morissette, Alessia Cara, Jessie Reyez, hingga Nora Fatehi ikut memeriahkan pesta akbar sepak bola tersebut. Pertunjukan dipadukan dengan visual spektakuler yang menampilkan identitas budaya Kanada dan semangat persatuan melalui olahraga.
Tak hanya Kanada, Piala Dunia 2026 juga mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, turnamen digelar di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Format baru dengan 48 negara peserta menjadikan edisi kali ini sebagai Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan.
Di Amerika Serikat, panggung pembukaan juga dipenuhi nama-nama besar seperti Katy Perry, Future, Anitta, Tyla, hingga Lisa. Sementara di Meksiko, kemeriahan diwarnai penampilan J Balvin, Alejandro Fernandez, dan sejumlah musisi papan atas lainnya. FIFA seolah ingin menegaskan bahwa Piala Dunia bukan lagi sekadar turnamen sepak bola, melainkan perayaan budaya global yang menyatukan miliaran manusia di bawah satu nama: sepak bola.
Gemerlap pembukaan ini menjadi pemanasan sempurna sebelum drama sesungguhnya dimulai di lapangan hijau. Selama lebih dari satu bulan ke depan, dunia akan disuguhi pertarungan sengit 48 negara yang memperebutkan trofi paling bergengsi di jagat sepak bola.
Piala Dunia 2026 pun resmi dibuka. Lampu panggung mungkin telah redup, tetapi sorotan dunia kini beralih ke lapangan. Sebab setelah pesta usai, hanya ada satu pertanyaan yang tersisa: siapa yang akan bertahan hingga malam final dan mengangkat trofi emas paling didambakan di muka bumi?
Diolah dari berbagai sumber dan ditulis ulang oleh Tim Redaksi RadarIndoMedia.com.